I Got iPhone, So What?

“ga nyangka dikasih iPhone sama mamakuh sayang”

Status itu yang terpampang di halaman akun Facebook saya. Tidak. Mama saya tidak memberikan iPhone pada saya. Dan tidak. Saya tidak akan menampilkan status semacam itu di situs pertemanan mana pun. Teman saya ini yang melakukannya. Dia yang utak-atik ponsel saya, coba-coba aplikasi baru, dan muncullah status di atas. Ada embel-embel Facebook for iPhone. Orang-orang makin percaya saja saya beneran punya iPhone.

Tadinya saya mau langsung enyahkan status itu. Tapi lucu juga untuk sejenak menikmati respon, reaksi, tanggapan teman-teman terhadap status itu. Bahkan ada yang menghadiahkan jempol. Entah karena turut senang, atau ingin merasakan hal serupa. Saya tak tahu persis.

Waktu ada yang konfirmasi, saya cuma bisa bilang, “Yang kayak aku ini punya iPhone, mana sanggup? Kalaupun mampu, aku tak mau. Masih banyak orang ga makan di luar sana.” Saya bukannya mendiskreditkan orang-orang yang punya gadget mewah. Saya sendiri bukan orang yang bisa dibilang bersahaja. Tapi yang benar saja, untuk apa iPhone kalau Motorola yang penuh luka sana-sini bisa penuhi kebutuhan? Lagi, apa tampang seperti saya ini cocok bawa-bawa barang merk bule begitu? Udah sukurrr bisa hidup berkat gaji PNS yang sempat ngalamin gali-lobang-tutup-lobang.

Saya tidak lantas melenyapkan status itu. Sebab, saya pikir dari situ bisa tahu, yang mana yang benar-benar kenal saya sehingga tidak tertipu. Saya jadi sadar, orang-orang gampang terkagum-kagum begitu tahu kenalannya punya perkakas elektronik yang glamor. Saya belajar untuk tidak menilai orang dari barang yang digenggamnya (kalau saya punya iPhone, saya yakin tak lantas jadi orang yang lebih perhatian, lebih peduli sama sekitar). Juga, saya diingatkan supaya tidak langsung heboh melihat teman punya barang oke. Bisa saja seperti saya, itu cuma guyonan yang diciptakan seorang sahabat. Atau, cuma pengen pamer. Dan saya tidak mau beri dukungan pada orang yang pamer.

P.S: Thank you Grace for making such sensation🙂 *cup cup kecup* Dan buat yang udah kasih komen di situ, tenang saja, aku tahu kok kalian cuma turut senang.😛

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s