Lelah Membuang Hari

Terkulai
Sesaat sudah ujung Juni
Tapi aku masih di sini, masih menanti
Lelah membuang hari
Begitu banyak yang diberi
Benarkah ada yang dinikmati?

Kadang kupikir aku ini punai
Yang dikurung sementara ini
Hingga ketika suatu pesan harus sampai
Aku yang dipakai
Karena aku yang piawai
Atau otakku sedang mengelabui
Biar nanti aku cari tahu sendiri

Kemarin ada supaya belajar
Besok ada supaya tetap berharap
Sekarang ada untuk dijalani
Semoga hati tak infeksi
Agar logika pun tak perlu diinjeksi
Ah, tentang kamu selalu saja tentang andai

P.S: I AM SO HAPPY I CAN WRITE AGAIN. THANK YOU GOD and well, THANK #you 🙂

4 thoughts on “Lelah Membuang Hari

  1. Kemarin ada supaya belajar
    Besok ada supaya tetap berharap
    Sekarang ada untuk dijalani
    Semoga hati tak infeksi
    Agar logika pun tak perlu diinjeksi

    huaaaa..
    ada apa gerangan?😉
    makasih tin, puisinya😀

  2. sami-sami, jeung🙂

    ini sih aku tulis karena bosen nganggur nunggu lamaranku diterima. hehe. meski bosenku itu selalu ada aja obatnya.
    Jadi, pengen nyemangatin diri sendiri.😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s