Bukan Hanya Makhluk

Terlalu cetek
Tertawai orang yang bicaranya medok
Mengatai orang yang megrek, karena terus-terusan batuk

Tak perlu terbelalak
Lihat orang penuh intrik
Hanya karena mereka pikir mereka kuasai politik
Dulu mereka pernah baik
Sebelum hidupnya bengkok

Jangan tahan simpatik
Pada ribuan pemogok
Karena jiwa mereka tak mau disogok
Tidak akan mereka terima uang segepok
Sudah bersyukur bisa makan sepincuk

Lakukan sesuatu yang bajik
Pada mereka yang kehilangan emak
Yang tidak lagi bisa dipeluk bapak
Biar bicaranya usah diselingi isak

Pahit obat yang diracik
Sama seperti kritik
Kadang timbulkan gelitik
Tak jarang amarah yang dipercik
Tapi kita jadi terdidik

Kita bukan hanya makhluk
Pelan-pelan boleh merangkak
Asal tetap asah otak
Usahakan hati tetap sejuk
Dan tak ada yang berani labrak lalu bilang kita berengsek

P.S: Berjuang untuk tidak muak pada mereka yang hanya berani menunjuk, mengutuk, mengamuk, dan menggebuk, tanpa pikir dulu sebelum bertindak. Mungkin aku cuma harap keadilan benar-benar tegak. Untuk itu, perlukah negara ini dirombak?:)

3 thoughts on “Bukan Hanya Makhluk

  1. Mungkin kata tinggallah kata, karena pembicaraan hanya milik para dewa . . . . .
    Kita hanyalah manusia biasa yang selalu berharap indah sebagai mana mestinya
    jikalau hanya kata buat luka
    maka kan aku mafkan jika semua kembali seperti sedia kala.

    Great Writee . . . respector !!!

    Salam

    ” Bie OgreVie ”

    Visit me here http://bieogravie.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s