Akhirnya Kumenemukanmu

Perempuan itu tak pernah menyetujui perjalanan yang impulsif. Tiba-tiba dan tanpa persiapan matang. Seperti bukan dirinya. Perjalanannya selalu sangat terencana. Hingga detil yang tidak begitu orang lain perhatikan. Tapi ketika ia utarakan inginnya bertemu dengan kekasihnya dan disambut manis, ia tahu, perjalanan ini sesuatu yang benar untuk dilakukan.

Whatever will be, will be, God. Sebab, untuk sejauh ini pun, untuk sukacita ini, aku sudah teramat bersyukur.

Tanpa sadar, perempuan itu terus saja tersenyum di balik jendela dalam alat transportasi yang membawanya pulang. Senyum yang lebar. Pertanda hatinya yang bergemuruh dan jantungnya yang berisik karena degupan kencang. Bahkan hamparan awan di balik jendela tampak bak gumpalan kapas putih berbentuk senyuman. Di perjalanan, ia hanya bisa mengucap syukur pada Khalik.

Di ketinggian 35.000 kaki, khawatir sempat berkelebat dalam hati dan logikanya. Bagaimana jika selama ini dia salah? Bagaimana jika, rasa yang tertanam selama ini tidaklah nyata? Bagaimana jika, dan hanya jika, ternyata ia tidak sebegitu sayang pada kekasihnya?

Langit sangat riang ketika ia kembali menginjakkan kaki di bumi. Kota kekasihnya memang terkenal dengan mataharinya yang ceria. Mata memicing dan peluh menitik ketika perempuan itu masuk ke terminal dan menjemput tas yang dikirim dari bagasi pesawat. Jantungnya semakin riuh saja.

Dan semua kekhawatiran yang konyol itu seperti menguap begitu saja ketika ia melangkahkan kaki ke luar terminal dan mengarahkan diri ke sisi kiri terminal. Seketika, ketakutan-ketakutannya menjadi tidak berarti lagi. Di sana, kekasihnya menunggu dengan senyuman dan perempuan itu menemukannya. Maka, alih-alih mengeluhkan matahari yang sangat menyengat, perempuan itu memilih tersenyum balik dan berjalan bersisian bersama kekasihnya.


There’s no more mystery, it is finally clear to me
You’re the home my heart searched for so long
And it is you I have loved all along

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s